Griya atau open house di Istana Kepresidenan Jakarta dibuka untuk umum hari ini. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut acara dimulai selepas salat Zuhur, sekitar pukul 12.00 WIB. Kapasitasnya diperkirakan sama seperti tahun lalu, bisa menampung hingga 5.000 orang.
“Kita buka setelah salat zuhur. Mungkin jam 12, jam 1, silakan,” ujar Teddy.
Dia menambahkan, “(Kapasitasnya) ya 5 ribuan mungkin seperti tahun lalu lah, gitu. Tentunya kita siapkan di dalam, nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan oleh Pak Mensesneg, tenda, kemudian ya nanti bergantian masuk gitu kan.”
Pernyataan itu disampaikannya di Medan, Sumatera Utara, Jumat malam kemarin.
Menurut Teddy, acara ini akan berlangsung cukup lama, dari siang hingga menjelang magrib. Dia mengajak masyarakat yang sedang berkeliling bersama keluarga di hari raya untuk mampir. Suasana di istana nanti diharapkan ramai dan penuh keakraban.
“Tentunya dibuka dari jam 12 mungkin sampai magrib,” lanjutnya. “Bergantian masyarakat yang mungkin sama keluarga sekalian putar-putar Idul Fitri, mau bawa satu keluarga, mau mampir ke Istana dipersilakan.”
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sendiri merayakan rangkaian Lebaran di Sumatera. Agenda beliau cukup padat.
“Iya betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara dan insyaallah akan salat Idul Fitri di Aceh besok pagi,” jelas Teddy.
Jadi, sementara istana ramai dikunjungi warga, sang pemimpin negara justru berada jauh di ujung barat Indonesia. Ini adalah kali kedua Prabowo dan Wakilnya, Gibran Rakabuming, menyambut Lebaran sebagai petinggi negara. Tahun lalu, mereka salat Ied di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Artikel Terkait
Mensos Gus Ipul Bantah Mark-Up Harga Sepatu Sekolah Rakyat, Sebut Pagu Rp700 Ribu Bukan Harga Riil
Polisi Lakukan Penangkapan Paksa terhadap Pimpinan Ponpes di Pati yang Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Pemerkosaan Santriwati
Pemerintah Targetkan Subsidi Kendaraan Listrik Mulai Juni 2026 untuk Dorong Ekonomi dan Tekan Konsumsi BBM
Oknum TNI Diduga Pukul Penjaga Warung hingga Rusak Etalase di Kemayoran, Pelaku Justru Klaim Luka Tusuk