Suasana pagi di Lapangan Bola Kaki Sei Semayang, Deli Serdang, terasa berbeda pada Idul Fitri tahun ini. Ribuan umat Muslim berkumpul, tak hanya untuk menunaikan shalat Ied, tetapi juga mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan Khatib, Dr. Al Ahyu, M.A. Dalam khutbahnya, ia menekankan bahwa kemenangan sejati di hari raya ini harus diwujudkan dengan memperkuat tiga hal: kehidupan spiritual, ikatan sosial, dan rasa empati.
“Dalam dimensi spiritual, mari kita terus memakmurkan masjid dan menjaga ibadah,” serunya di hadapan jamaah, termasuk Bupati Deli Serdang Asri Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo yang turut hadir.
Soal kehidupan sosial, Idul Fitri disebutnya sebagai momen tepat untuk merajut silaturahim. Apalagi di tengah keberagaman yang ada.
“Sedangkan untuk empati, zakat dan kepedulian sosial adalah bukti nyatanya,” ujar Al Ahyu menambahkan.
Ia mengingatkan, kegembiraan hari ini seharusnya bisa dirasakan oleh semua kalangan, bukan cuma mereka yang berkecukupan. Di sinilah zakat fitrah memainkan peran penting. “Agar seluruh umat merasakan kebahagiaan yang sama di hari yang suci ini,” katanya.
Namun begitu, ada pesan penting lain yang ia sampaikan. Berakhirnya Ramadhan, menurutnya, sama sekali bukan tanda untuk berhenti beribadah. Justru sebaliknya. “Ramadhan itu ibarat madrasah untuk membentuk pribadi yang bertaqwa. Kalau amal kita diterima, tandanya kualitas ibadah kita akan semakin baik setelahnya,” ungkapnya.
Pelaksanaan shalat Id tahun ini memang punya nuansa tersendiri. Berbeda dari tahun lalu yang diadakan di dua kecamatan, kali ini Pemkab Deli Serdang memusatkan acara hanya di satu lokasi, yaitu Kecamatan Sunggal. Harapannya jelas: menumbuhkan nilai ukhuwah, kebersamaan, dan semangat religius warga. Semua itu sejalan dengan cita-cita membangun Deli Serdang yang lebih sehat, cerdas, dan tentu saja religius.
Nurhayati, salah seorang warga Sei Semayang yang hadir, menyambut baik langkah pemerintah ini. Menurutnya, acara seperti ini bisa menjembatani hubungan antara pemerintah dan masyarakat biasa.
“Ini momentum yang bagus. Kami bisa merasakan kebersamaan secara langsung,” tuturnya.
Ia punya harapan agar kegiatan serupa tak hanya berhenti di sini. “Ke depannya, semoga bisa digilir di kecamatan lain. Biar semua warga merasakan hal yang sama,” ujarnya penuh harap.
Artikel Terkait
Ekonomi RI Kuartal I Tumbuh 5,61 Persen, Menkeu Sebut Indonesia Mulai Lepas dari Jerat Pertumbuhan 5 Persen
MUI Kecam Keras Pemerkosaan Santriwati oleh Pimpinan Ponpes di Pati
Presiden Prabowo Perintahkan Penelusuran Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
PBB Sambut Gencatan Senjata Sepihak Ukraina dan Rusia pada Awal Mei