Mendes Dorong Koperasi dan BUMDes Jadi Mesin Ekonomi Desa di Bengkulu Selatan

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:45 WIB
Mendes Dorong Koperasi dan BUMDes Jadi Mesin Ekonomi Desa di Bengkulu Selatan

Komitmennya jelas: mendampingi revitalisasi BUMDes agar jadi mesin ekonomi masyarakat yang hidup, bukan formalitas belaka. Rifai bahkan melihat peluang sinergi yang bagus. Kolaborasi antara Kopdes Merah Putih dan BUMDes bisa memutus rantai tengkulak yang kerap membelit petani di wilayahnya.

Forum rembug yang dihadiri bupati, kepala OPD, dan seluruh kepala desa itu intinya ingin menyelaraskan kebijakan. Tujuannya satu: mempercepat kemandirian ekonomi desa. Dalam kesempatan itu, Mendes Yandri juga menyempatkan diri menyerap aspirasi langsung dari para kepala desa. Mau dengar sendiri dinamika dan kendala di akar rumput.

Dan ada kabar menarik yang dibawanya. Ke depan, kolaborasi internasional akan jadi salah satu strategi penguatan desa.

“Kami membawa kabar baik mengenai kelanjutan program kerja sama dengan World Bank yang akan memberikan dukungan bantuan langsung ke desa. Ini adalah peluang besar yang harus disiapkan secara matang oleh perangkat desa agar pemanfaatannya tepat sasaran,” ujar mantan Wakil Ketua MPR RI itu.

Pertemuan itu akhirnya ditutup dengan komitmen bersama. Semua sepakat untuk menjadikan desa-desa di Bengkulu Selatan sebagai penggerak ekonomi yang mandiri, transparan, dan tentu saja berkelanjutan. Sebelum berpamitan, Mendes Yandri sempat membagikan bingkisan kepada warga dan santri setempat. Sebuah kunjungan kerja yang diharapkan tak sekadar seremonial, tapi benar-benar memberi denyut baru.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar