Kabar duka kembali datang dari Iran. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan komandan pasukan Basij, Gholamreza Soleimani, tewas. Menurut mereka, serangan yang dilakukan Amerika Serikat menjadi penyebabnya.
Konfirmasi ini pertama kali dilaporkan oleh kantor berita Tasnim, Rabu lalu. Dalam pernyataannya, IRGC dengan tegas menyebut kematian Soleimani sebagai hasil "serangan oleh musuh Amerika-Zionis."
Gholamreza Soleimani bukan nama sembarangan. Selama enam tahun terakhir, pria ini memegang kendali Basij, unit yang mengawasi operasi keamanan dalam negeri. Posisinya dianggap sangat strategis dan sentral.
IRGC memujinya dengan kata-kata yang tinggi.
"Dia memainkan peran strategis dan tak tertandingi dalam memperbarui struktur populer dan jihadis Basij, mengembangkan gerakan konstruktif, menghilangkan kemiskinan, dan memberikan bantuan kepada kelompok-kelompok yang tertindas dan rentan," begitu bunyi pernyataan resmi mereka.
Artikel Terkait
Real Madrid Singkirkan Manchester City Berkat Gol Telat Vinicius
Bea Cukai Siapkan Infrastruktur Digital Antisipasi Lonjakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta
Jadwal Salat dan Panduan Zakat Fitrah untuk Warga Denpasar di Akhir Ramadan 1447 H
Polisi Tangkap Pria di Parung, Sita 200 Butir Obat Keras T-Rex