MURIANETWORK.COM - Sebuah video yang menunjukkan penolakan pengiriman Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah PAUD di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat tim pengantar dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) TNI AU Lanud Supadio datang terlambat, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk tidak menerima kiriman makanan tersebut karena para murid telah pulang.
Kronologi Keterlambatan yang Picu Penolakan
Insiden yang terekam dan viral itu terjadi di PAUD Kuala Karya, Desa Kuala 2, Kecamatan Sungai Raya, pada pekan lalu. Menurut penjelasan dari pihak sekolah, mobil pengantar MBG tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Padahal, waktu pulang murid PAUD tersebut telah berlangsung jauh lebih awal, yaitu pukul 09.30 WIB. Jarak waktu yang cukup lebar ini membuat kegiatan belajar mengajar telah usai sepenuhnya.
Keputusan untuk menolak kiriman itu diambil secara bersama oleh pihak sekolah dan para wali murid. Bukan tanpa alasan, penolakan ini dilatarbelakangi oleh catatan keterlambatan yang dinilai bukan merupakan kejadian pertama. Akumulasi ketidaktepatan waktu inilah yang akhirnya memicu respons tegas dari komunitas sekolah.
Artikel Terkait
Atap Jebol dan Cuaca Buruk Ganggu 12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
Trump Kritik NATO dan Sekutu Asia, Sebut Kehadiran Militer AS Sebagai Pengorbanan
Wapres Gibran Tinjau Langsung Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara
Jasa Raharja Tegaskan Etika dan Kepatuhan sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis