Pagi ini, pasar saham Indonesia membuka dengan sinyal positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,33 persen ke level 8.357 di sesi pertama perdagangan Kamis, 19 Februari 2026. Kenaikan ini melanjutkan tren positif dari penutupan kemarin yang berada di posisi 8.310.
Geliat transaksi terlihat cukup aktif sejak bel dibuka. Volume perdagangan tercatat mencapai 1,8 miliar saham, dengan nilai transaksi menembus angka Rp1 triliun. Frekuensi perdagannya sendiri terjadi 138 ribu kali, sementara kapitalisasi pasar bertengger di Rp15,1 triliun. Angka-angka ini menunjukkan ada cukup banyak aksi di lantai bursa pagi tadi.
Dari pergerakan saham secara individual, sentimen positif lebih dominan. Sebanyak 307 saham catat kenaikan, mengalahkan 163 saham yang melemah. Namun begitu, masih ada cukup banyak emiten yang bergerak sideways, tepatnya 488 saham, yang harganya stagnan atau tak berubah.
Papan gainers pagi ini dipimpin dengan performa yang cukup tajam. Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) melesat 24,69 persen, diikuti Pinnacle Persada Investama (XPSG) yang naik 24,26 persen. Indospring (INDS) menempati posisi ketiga dengan keuntungan 20,29 persen.
Di sisi lain, ada juga saham-saham yang terkoreksi dalam. Hillcon (HILL) tercatat sebagai top loser dengan penurunan 14,71 persen. Rockfields Properti Indonesia (ROCK) dan Indo Premier Investment Management (XIML) menyusul, masing-masing melemah 14,06 persen dan 13,33 persen.
Analisis sektoral menunjukkan penguatan terjadi hampir merata. Sektor energi dan bahan baku jadi penopang utama, dengan kenaikan masing-masing 1,16 persen dan 1,17 persen. Sektor siklikal juga cukup solid, menguat 0,63 persen.
Sektor-sektor pendukung lain seperti infrastruktur, transportasi, dan teknologi, semuanya berada di zona hijau dengan kenaikan berturut-turut 0,25 persen, 0,27 persen, dan 0,28 persen. Sektor keuangan, properti, non-siklikal, dan kesehatan juga menguat, meski tipis-tipis saja.
Hanya satu sektor yang tercatat merah pagi ini: industri, yang sedikit melemah 0,15 persen. Secara keseluruhan, peta sektoral hari ini didominasi oleh optimisme, dengan energi dan bahan baku menjadi motor penggeraknya.
Artikel Terkait
OJK Cabut Izin BPR Kamadana di Bali Diduga karena Praktik Fraud
Saham Migas Menguat di BEI, Sentimen Harga Minyak dan Ketegangan AS-Iran Jadi Pemicu
Harga Emas Antam Naik Rp4.000 ke Rp2,916 Juta per Gram
BEI Pindahkan Saham Matahari Putra Prima ke Papan Khusus Usai Ekuitas Negatif