Lebih jauh, IRGC berpendapat tragedi ini justru membuktikan sesuatu. Kematian Soleimani, dalam pandangan mereka, menunjukkan betapa pentingnya peran Basij dalam perlawanan terhadap AS dan Israel.
"Pembunuhan pengecut ini menunjukkan pentingnya dan peran Basij dalam pertempuran habis-habisan melawan tentara teroris Amerika dan rezim Zionis serta tentara bayaran mereka, terutama dalam perang baru-baru ini," tulis pernyataan itu lagi.
Di sisi lain, narasi dari Israel ternyata sedikit berbeda. Sebelum pengumuman dari IRGC, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz sudah lebih dulu mengklaim dua pembunuhan tingkat tinggi dalam serangan terbaru negaranya terhadap Iran.
Katz menyebut kepala keamanan top Iran, Ali Larijani, juga menjadi korban. Tak hanya itu, dalam klaim yang sama, dia menyatakan serangan Israel telah menewaskan komandan Basij, Gholamreza Soleimani.
Basij sendiri, bagi yang belum familiar, adalah milisi paramiliter yang beroperasi di bawah payung IRGC. Tugas utama mereka berkutat pada urusan keamanan internal Iran.
Artikel Terkait
Real Madrid Singkirkan Manchester City Berkat Gol Telat Vinicius
Bea Cukai Siapkan Infrastruktur Digital Antisipasi Lonjakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta
Jadwal Salat dan Panduan Zakat Fitrah untuk Warga Denpasar di Akhir Ramadan 1447 H
Polisi Tangkap Pria di Parung, Sita 200 Butir Obat Keras T-Rex