Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WhatsApp Kontroversial

- Selasa, 17 Maret 2026 | 16:00 WIB
Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WhatsApp Kontroversial

Seorang pegawai di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purbalingga, tepatnya di wilayah Karangreja Tlahab Lor 1, akhirnya dipecat. Penyebabnya? Sebuah status WhatsApp yang kontroversial. Status itu berisi kalimat "Peregengan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur". Ucapan itu langsung memicu badai di media sosial.

Tak lama setelah kegaduhan itu, sang pegawai pun muncul dengan permintaan maaf.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mengenai postingan saya yang pada akhirnya membuat gaduh, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," tulisnya dalam sebuah tangkapan layar yang beredar.

Ia mengakui status yang dibuatnya itu keliru. Bahkan, kata-kata yang dipilihnya sendiri dianggapnya tidak pantas untuk diucapkan.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar