"Apabila kata-kata saya menyakiti saudara semua, dari lubuk hati yang paling dalam dan dengan setulus hati, saya memohon maaf. Ini akan menjadi pelajaran bagi saya agar berhati-hati dalam bertindak, berbicara, atau memilih kata. Sekali lagi saya memohon maaf," ucapnya.
Gelombang kritik itu sendiri muncul setelah akun Instagram @infopurbalingga.id mengunggah tangkapan layar status tersebut. Reaksi warganet beragam, dari yang kecewa sampai marah.
Menanggapi hal ini, pihak SPPG pun mengambil langkah tegas. Koordinator Wilayah SPPI Kabupaten Purbalingga, Mei Sandra, menyatakan bahwa pegawai tersebut telah diberhentikan.
Sandra juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang terjadi. Ia berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi, dan mengingatkan seluruh jajaran SPPG di Purbalingga untuk lebih bijak.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Tiga WNA Produser Konten Porno di Bali, Salah Satunya Pakai Jaket Ojol untuk Sensasi
Krisis Suksesi: Hanya 6% Generasi Muda Indonesia Berminat Pimpin Korporasi
Wamen Dalam Negeri Dorong Transformasi Layanan Kesehatan di RSUD Yowari Sentani
Bayaran Tertinggi Bintang Hollywood Anjlok, Kekuatan Nama Besar Mulai Tergeser