Bareskrim Ungkap Perdagangan 14 Ton Daging Domba Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran 2026

- Senin, 16 Maret 2026 | 18:45 WIB
Bareskrim Ungkap Perdagangan 14 Ton Daging Domba Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran 2026

Di sisi lain, perantara T dan AR juga punya langkah sendiri. Mereka menjual lagi sekitar 1,47 ton daging yang sama ke SS, kali ini dengan harga lebih tinggi, Rp 80 ribu per kilogram. Dari transaksi ini, keduanya meraup untung sekitar Rp 40 juta.

Lalu, bagaimana dengan SS? Perannya sebagai pembeli sekaligus penjual kembali. Meski tahu persis kondisi daging itu, dia tetap membelinya demi mengambil keuntungan.

"Dia tahu dagingnya kedaluwarsa. Tapi untuk cari untung, daging itu dijual lagi ke beberapa orang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta," terang Setyo.

"Kurang lebih 100 kilogram dia jual dengan harga antara Rp 81 ribu sampai Rp 85 ribu per kilo," sambungnya.

Kasus ini kemungkinan masih panjang. Setyo menegaskan bahwa penyidik masih akan mendalami kemungkinan adanya penjualan lain dan mengusut kemungkinan keterlibatan pihak-pihak lain dalam jaringan distribusi ini.

"Kami berkomitmen untuk terus menegakkan hukum dan mengembangkan penyelidikan. Siapa pun yang terlibat dalam perdagangan daging kedaluwarsa ini akan kami proses," tegas Setyo.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar