Bantuan lain juga terus mengalir. BNPB menyalurkan paket sembako yang cukup untuk kebutuhan sepuluh hari, kipas angin untuk tiap rumah, hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak. Bahkan, ada bantuan pangan tambahan khusus untuk keluarga terdampak. Semua ini diberikan agar transisi kehidupan mereka berjalan lebih mulus.
Menariknya, meski masa libur Idul Fitri, pendampingan tidak berhenti. Suharyanto memastikan personelnya tetap disiagakan di lokasi-lokasi terdampak, termasuk Aceh Utara.
"Kami telah mengatur personel secara bergantian agar pendampingan pemerintah daerah dan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung pada masa libur Hari Raya Idul Fitri," katanya.
Upaya ini menunjukkan bahwa proses pemulihan masih terus dipantau, dioptimalkan, dan dijamin keberlangsungannya. Setidaknya, bagi 104 keluarga itu, ada secercah kepastian dan kenyamanan yang mulai pulih.
Artikel Terkait
Denise Chariesta Umumkan Rencana Bayi Tabung sebagai Single Parent
Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87%, Lampaui Capaian Jatim dan Nasional
Portal Pandemi Masih Tertutup, Warga dan Siswa di Rungkut Menanggal Kesulitan Akses
Presiden Prabowo Tegaskan Batas Defisit APBN 3% Tak Akan Diubah