Anggota DPR Kecam Penyerangan Aktivis KontraS sebagai Aksi Teror

- Senin, 16 Maret 2026 | 15:50 WIB
Anggota DPR Kecam Penyerangan Aktivis KontraS sebagai Aksi Teror

Dampaknya, bagi politikus ini, jauh lebih luas dari sekadar luka fisik korban. Aksi teror itu berpotensi menebar rasa takut. Tak hanya di kalangan aktivis, tapi juga masyarakat sipil yang selama ini getol mengawal isu keadilan. Ini adalah bentuk intimidasi yang bisa melemahkan komitmen negara, begitu curiganya.

Lalu, apa yang mesti dilakukan? Bimantoro mendesak aparat untuk bergerak cepat. Penanganan kasus ini harus transparan dan profesional. Kepolisian dituntut untuk mengungkap semua pihak yang terlibat, tanpa kecuali.

"Kasus ini harus diusut sampai tuntas. Aparat kepolisian perlu segera mengungkap dan menangkap siapa pun yang terlibat, mulai dari pelaku utama hingga pihak yang merencanakan, memerintahkan, maupun membantu pelaksanaan aksi tersebut," tegasnya.

Ia menambahkan, penegakan hukum yang tegas sangat krusial. Tujuannya jelas: agar tidak ada lagi ruang bagi teror terhadap aktivis. Pengungkapan yang profesional, menurut Bimantoro, juga penting untuk menjaga kepercayaan publik. Negara, pada akhirnya, harus jadi penjaga yang memastikan para pembela HAM bisa bekerja dengan aman, mengawal keadilan tanpa rasa was-was.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar