TNI AU Bantah Keterlibatan Personel dalam Dugaan Penjualan Tramadol di Depan Markasnya

- Senin, 16 Maret 2026 | 15:45 WIB
TNI AU Bantah Keterlibatan Personel dalam Dugaan Penjualan Tramadol di Depan Markasnya

Jakarta - Praktik penjualan obat keras jenis tramadol diduga marak di kawasan Pondok Gede, Bekasi. Yang menarik, lokasi yang disebut-sebut netizen sebagai tempat transaksi itu berada tepat di depan kantor sebuah satuan TNI AU. Informasi ini ramai setelah sebuah video beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang viral itu, terlihat transaksi dilakukan secara langsung atau COD, tapi dengan cara yang sembunyi-sembunyi. Si perekam video bahkan sempat memberi peringatan keras kepada orang di lokasi agar menghentikan aksinya. "Jangan jualan tramadol lagi di sini," begitu kira-kira suara yang terdengar.

Setelah itu, sang perekam meninggalkan lokasi. Dalam perjalanan, dia menyuarakan keheranannya. Kenapa, sih, satuan TNI AU di seberang sana seolah tutup mata? Pertanyaan itu yang kemudian memicu banyak spekulasi.

Menanggapi video viral tersebut, TNI AU akhirnya angkat bicara. Lewat akun Instagram @militer.udara pada Senin (16/3/2026), mereka dengan tegas membantah ada keterkaitan institusi atau personelnya dengan aktivitas ilegal itu.

Mereka juga meluruskan soal seorang pengendara motor dinas TNI AU yang terlihat berbelok ke arah lokasi kejadian. Bukan untuk transaksi, kata mereka. Anggota tersebut hanya sedang ingin membeli minuman dari penjual di sekitar situ.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar