Pemerintah resmi menetapkan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada 19 Maret 2026. Nah, yang menarik perhatian banyak orang adalah imbauan untuk mematikan data seluler dan internet di Bali selama perayaan berlangsung. Ini bukan hal baru sih, tapi selalu jadi pembicaraan.
Imbauan itu sendiri tertuang dalam Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 2 Tahun 2026. Intinya, ada seruan bersama untuk menghormati kekhususan rangkaian Nyepi di Pulau Dewata. Berikut poin-poin penting yang perlu dicatat.
Pertama, semua penyedia layanan telekomunikasi dan lembaga penyiaran di Bali diminta untuk mematikan layanan internet seluler serta siaran TV dan radio. Periode pemadaman direncanakan mulai Kamis, 19 Maret pukul 06.00 WITA hingga Jumat esok harinya di waktu yang sama. Namun begitu, layanan untuk objek vital dan kepentingan umum darurat tetap akan dijaga. Jadi, jangan khawatir soal hal-hal yang benar-benar genting.
Kedua, para penyelenggara layanan seluler juga harus menginformasikan rencana pemadaman ini ke masyarakat. Caranya? Lewat SMS blast yang akan dikirim berturut-turut pada tanggal 12, 16, 17, dan 18 Maret 2026. Tujuannya jelas, agar semua orang tahu dan bisa mempersiapkan diri.
Terakhir, ada imbauan khusus untuk proaktif menangkal hoaks, judi online, dan konten negatif lainnya selama momen hening ini. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga kesucian dan ketenangan Nyepi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tegaskan Batas Defisit APBN 3% Tak Akan Diubah
Tabrakan Truk Gabah dan Tangki Gas di Tol Tangerang-Merak Akibat Pecah Ban
Polisi Analisis 86 CCTV untuk Ungkap Jejak Pelaku Penyiraman Andrie Yunus
KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan Dana THR