"Puji syukur kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu di dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami," ujar Imanuddin, terdengar lega.
Dari rekaman itu, terlihat pelaku langsung melarikan diri usai beraksi. Dua motor, masing-masing ditumpangi dua orang, melesat ke arah yang berbeda.
Rute pelarian mereka cukup rumit. Satu motor yang ditumpangi OTK 1 dan OTK 2 nekat melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen. Dari sana, mereka meneruskan ke Jalan Kramat Raya, lalu Tugu Tani, menyusuri Stasiun Gondangdia, dan akhirnya menuju Jakarta Selatan.
Sedangkan motor kedua, dengan OTK 3 dan OTK 4, mengambil jalur lain. Dari TKP, mereka lurus saja ke Jalan Pramuka Sari 2, lalu ke Matraman. Jejak mereka terpantau CCTV bergerak ke wilayah Jatinegara, dan berakhir di Jalan Otto Iskandar Dinata, Jakarta Timur.
Namun begitu, pelarian mereka tak berhenti di situ. Polisi menggabungkan analisis CCTV dengan pengolahan digital alat komunikasi. Ternyata, ada pelaku yang sempat mengganti baju untuk mengelabui.
"Dan hasil jaringan komunikasi menunjukkan para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor," tutup Imanuddin. Jejak mereka seolah menghilang, tapi penyelidikan terus berlanjut.
Artikel Terkait
Menteri Perhubungan Soroti Pelanggaran Truk Picu Antrean Panjang di Gilimanuk
Liga Arab Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel Selama Ramadan
Dinas Tenaga Kerja DKI Sidak THR, Pastikan Perusahaan Patuhi Kewajiban
Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Gerbang Tol Kalikangkung