Seorang guru SD di Serpong, Tangerang Selatan, diamankan polisi. Ia diduga kuat terlibat dalam kasus pencabulan terhadap murid-muridnya sendiri. Yang membuat kasus ini makin miris, pelaku berinisial YP (54) ini bukan cuma guru biasa, tapi juga wali kelas di sekolah negeri tersebut.
Menurut AKP Wira Graha Setiawan, Kasat Reskrim Polres Tangsel, penangkapan dilakukan Senin malam, tepatnya sekitar pukul tujuh. "Kita terima laporannya sore hari, sekira jam tiga," ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Selasa (20/1).
"Langsung kita tindaklanjuti. Pemeriksaan dilakukan bertahap, dan sebelum pukul tujuh malam, pelaku sudah kita amankan," tambah Wira.
Operasi itu berlangsung di rumah sang terduga pelaku, yang berlokasi di kawasan Ciputat. Tim dari Polres Tangsel mendatangi kediamannya. Pendekatan mereka disebut persuasif, bukan konfrontatif. Setelah itu, YP langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Kita bawa ke Polres Tangerang Selatan untuk kita dalami," jelas Wira mengenai proses hukum yang akan dijalani YP. Saat ini, pemeriksaan intensif masih terus berlangsung untuk mengungkap semua fakta.
Namun begitu, yang bikin kita merinding adalah skala kejahatannya. Bukan cuma satu atau dua korban. Diduga, ada 13 siswa SD yang menjadi korban pencabulan oknum guru ini. Laporan polisi pun bermula dari sejumlah orang tua murid yang berani angkat bicara.
Bayangkan, anak-anak seusia SD. Mereka seharusnya merasa aman di sekolah, di bawah bimbingan guru yang dipercaya. Tapi kenyataannya, justru dari figur yang seharusnya melindungi, ancaman itu datang. Kasus ini tentu jadi tamparan keras bagi dunia pendidikan.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Komplotan Spesialis Ganjal ATM, Rugikan Ratusan Juta
Sidang Korupsi Chromebook Nadiem Ditunda, Terdakwa dan Pengacara Absen
Harga Minyak Goreng di Pasar Peterongan Naik, Didorong Kenaikan Biaya Kemasan
Polisi Bongkar Komplotan ATM, Modus Ganjal Kartu Rugikan Korban Rp274 Juta