Sementara itu, di pihak Kitabisa, mobil listrik Wuling Mitra EV akan punya peran yang lebih khusus. Mereka akan memakainya sebagai mobil layanan jenazah dalam inisiatif bernama ‘Pulang’. Program ini memang dikhususkan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan tunawisma dalam proses pemakaman.
Nah, soal mobilnya sendiri, Wuling Mitra EV memang dirancang sebagai kendaraan listrik komersial yang serba guna. Desainnya fungsional, kabinnya luas, dan diklaim efisien. Cocok untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari angkut barang hingga seperti yang kita lihat sekarang layanan sosial yang mulia.
Jadi, lewat dua unit mobil listrik ini, Wuling tak hanya memperkenalkan teknologi hijau. Mereka juga menyentuh sisi humanis dengan mendukung layanan kesehatan darurat dan kemanusiaan. Sebuah langkah yang patut diapresiasi.
Artikel Terkait
Polisi Tetapkan Muhammad Syamsun Al Ghozi sebagai Buronan Kasus Pembunuhan Guru di Depok
Ombudsman RI Kooperatif Usai Digeledah Kejagung
MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs yang Minta Pengecualian Pasal KUHP dan UU ITE
Pemerintah Andalkan Perjanjian ART Hadapi Investigasi Dagang AS