Lalu bagaimana dengan solusi jangka panjang? Pemkot sudah menganggarkan proyek betonisasi untuk Jalan Citarum. Rencananya, lelang akan digelar Mei 2026 mendatang. Pengerjaan fisiknya sendiri baru dimulai Agustus di tahun yang sama, mencakup ruas sepanjang 510 meter dari simpang Jalan Dr. Cipto hingga Indragiri Utara.
"Peningkatan jalan menjadi tipe rigid (beton) ini adalah solusi jangka panjang. Sampai saat ini, Pemkot Semarang terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga preservasi jalan ini. Kami akan menempatkan rambu batas beban melalui Dishub untuk mengatur lalu lintas kendaraan berat, yang dibarengi dengan dukungan penindakan dari jajaran Satlantas. Hal ini menjadi kunci utama agar kualitas infrastruktur tidak cepat rusak kembali akibat beban berlebih, sehingga umur jalan bisa bertahan lebih lama,"
Tegasnya.
Selain urusan badan jalan, ada hal lain yang juga diperhatikan. Pemkot berencana membersihkan sedimen di saluran drainase secara berkala. Tujuannya sederhana: biar air mengalir lancar ke pompa dan genangan di jalan bisa diminimalisir. Agustina juga menyelipkan imbauan.
"Warga kami imbau tetap berhati-hati saat melintasi Jalan Citarum. Kami berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan ini agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat kembali optimal,"
Pungkas Wali Kota.
Artikel Terkait
BMKG: Panas Terik di Jakarta Dipicu Sinar Matahari Kuat dan Awal Musim Kemarau
Pemerintah Berlakukan Kerja dari Mana Saja untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Mantan Ajudan Prabowo, Brigjen Wahyu Yuniartoto, Dimutasi ke BAIS TNI
Union Berlin Menang Dramatis, Mainz Jauh dari Degradasi di Pekan ke-26 Bundesliga