Demikian pernyataan resmi dari HSA. Dari penyelidikan lebih lanjut, pria itu diduga kuat bertanggung jawab atas penyimpanan dan rencana distribusi vape ilegal tersebut ke seluruh Singapura.
Langkah tegas ini sepertinya jadi penanda makin kerasnya aturan di negara kota itu. Parlemen Singapura, pada 6 Maret lalu, secara bulat menyetujui amendemen Undang-Undang Pengendalian Tembakau dan Vaporizer (TVCA).
Efeknya? Mulai 1 Mei mendatang, importir dan pemasok produk terlarang akan menghadapi hukuman yang jauh lebih berat. Ancaman hukumannya kini makin serius.
(haf/idh)
Artikel Terkait
Mendikbud Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Inklusif di Ramadan
Iran Tangkap 20 Orang Diduga Kirim Data Sensitif ke Israel
Phil Campbell, Gitaris Legendaris Motörhead, Meninggal Dunia
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Bergerak Lebih Awal