Sabtu malam di San Siro, harapan Inter Milan untuk menjauh dari rival sekotanya, AC Milan, harus pupus. Mereka cuma bisa meraih satu poin usai ditahan imbang Atalanta 1-1. Francesco Pio Esposito sempat memberi keunggulan, tapi Nikola Krstovic menyamakan kedudukan di sisa waktu pertandingan. Hasil ini, jujur saja, cukup mengecewakan bagi para pendukung Nerazzurri.
Di puncak klasemen, posisi Inter memang belum tergoyah dengan 68 poin. Namun begitu, situasinya jadi lebih rawan. AC Milan yang mengintip di peringkat kedua dengan 60 poin punya kesempatan memangkas jarak. Mereka baru akan bertanding melawan Lazio pada Senin nanti. Sementara itu, Atalanta tetap bertengger di posisi ketujuh dengan 47 poin, masih berjarak tiga poin dari Juventus.
Tekanan Awal dan Gol yang Kontroversial
Atalanta langsung tampil nekat. Mereka nyaris unggul lebih dulu di menit ke-12 lewat Gianluca Scamacca, cuma sepakannya masih bisa ditepis Yann Sommer. Inter tertekan selama 15 menit pertama. Tapi, sepak bola memang tak terduga. Menit ke-26, giliran mereka yang berhasil membobol gawang tamu.
Nicolo Barella memberi umpan pendek yang cerdik ke Esposito di dalam kotak penalti. Striker muda itu langsung melepaskan tembakan yang tak bisa dihalau Marco Carnesecchi. Gol ini langsung memicu protes keras pemain Atalanta. Mereka menuding Denzel Dumfries melakukan pelanggaran kepada Sead Kolasinac di awal serangan. Wasit tak bergeming. Gol dinyatakan sah.
Keunggulan itu sejenak membuat Inter lebih tenang menguasai alur permainan. Sayangnya, mereka kesulitan menciptakan peluang-peluang berbahaya setelahnya. Permainan berjalan alot.
Babak kedua, Inter mencoba meningkatkan tempo. Dumfries sudah dapat peluang lewat sundulan di menit 48, tapi melenceng. Lalu, kesempatan terbaik datang di menit ke-61. Marcus Thuram, yang berhadapan satu lawan satu dengan kiper, gagal menuntaskan umpan matang Henrikh Mkhitaryan setelah blok brilian Carnesecchi.
Gagal memanfaatkan peluang, seringkali berujung petaka. Itulah yang terjadi pada Inter. Atalanta menyamakan skor di menit ke-81. Aksi dimulai dari sisi kanan pertahanan Inter, di mana Dumfries terjatuh saat duel dengan Kamaldeen Sulemana. Wasit membiarkan permainan berlanjut. Tembakan pertama Atalanta masih ditepis Sommer, tapi bola rebound jatuh ke kaki Nikola Krstovic yang dengan mudah menyonteknya ke gawang. Lagi-lagi, protes keras dari kubu Inter, kali ini karena menganggap Dumfries dilanggar sebelum gol tercipta.
Suasana makin memanas dua menit berselang. Pelatih Inter, Cristian Chivu, diusir wasit ke luar lapangan setelah memprotes keputusan dengan cara yang dianggap berlebihan. Emosional sekali momennya.
Susunan Pemain:
Inter Milan (3-5-2): Sommer; Bisseck, Akanji, Augusto; Dumfries, Barella, Zielinski, Susic, Dimarco; Esposito, Thuram.
Atalanta (3-4-2-1): Carnesecchi; Scalvini, Djimsiti, Kolasinac; Zappacosta, de Roon, Pasalic, Bernasconi; Samardzic; Scamacca, Krstovic.
Artikel Terkait
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Terancam 5 Tahun Penjara
Banjir Rendam Tiga Desa di OKU, 50 Rumah Terdampak dan Aktivitas Warga Terganggu
Menteri LH Siapkan Mitigasi Antisipasi Kebakaran Hutan Akibat El Nino Panjang
Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Peran TNI dalam Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Nasional