JEDDAH Ada kabar gembira dari tanah suci. Hingga pertengahan Maret ini, lebih dari 24 ribu jemaah umrah Indonesia sudah kembali ke rumah dengan selamat. Tepatnya, 24.022 orang. Angka yang cukup besar, bukan?
Proses besar-besaran ini tak lepas dari pengawasan ketat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Lewat staf teknisnya di Arab Saudi, mereka memastikan semua berjalan sesuai rencana. Pemulangan difokuskan melalui dua bandara utama: King Abdulaziz di Jeddah dan Amir Muhammad bin Abdulaziz di Madinah.
Lalu, bagaimana situasi di lapangan? Dalam tiga hari terakhir saja, dari 10 sampai 12 Maret, petugas berhasil mengawal pulang 3.441 jemaah. Pekerjaan yang melelahkan, tapi penuh makna.
Menurut M. Ilham Effendy dari Staf Teknis Haji di Jeddah, petugasnya terus siaga.
"Kami di sini berkoordinasi langsung dengan maskapai dan biro perjalanan. Intinya, kalau ada masalah, harus cepat diselesaikan. Jemaah tidak boleh dibiarkan bingung," ujarnya, Sabtu lalu.
Namun begitu, perjalanan pulang tahun ini ternyata tidak sepenuhnya mulus. Ada saja kendala yang muncul.
Artikel Terkait
Kapolri Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan, Jangan Paksakan Diri
Astra dan Honda Siapkan 1.600 Teknisi dan Posko 24 Jam untuk Mudik Lebaran 2026
Bupati Cilacap dan Sekda Ditahan KPK Usai OTT Dugaan Pemerasan
Menhub Tinjau Arus Mudik di Pantura Cirebon, Soroti Bahaya Mencari Koin di Pinggir Jalan