Soalnya, Z Flip 8 dikabarkan akan ditenagai chipset Exynos 2600 yang dibuat dengan proses 2nm. Proses manufaktur yang lebih canggih ini dijanjikan punya efisiensi energi yang jauh lebih baik. Artinya, meski "tangki" bensinnya sama besar, konsumsi bahan bakarnya bisa lebih irit.
Tak cuma itu, chipset baru ini juga diklaim punya performa termal yang lebih dingin saat dipakai buat main game atau kerja berat. Kombinasi ini berpotensi memberi pengalaman baterai yang lebih tahan lama, meski angka mAh-nya tak beranjak.
Menurut rencana, Samsung akan meluncurkan Galaxy Z Flip 8 sekitar pertengahan 2026. Kemungkinan besar, ponsel ini akan debut di acara Galaxy Unpacked musim panas, berbarengan dengan sang saudara, Galaxy Z Fold 8.
Jadi, jika semua rumor ini akurat, strategi Samsung untuk Z Flip 8 tampaknya lebih mengutamakan penyempurnaan dari dalam. Fokusnya bergeser ke efisiensi dan desain, alih-alih sekadar mengejar angka kapasitas baterai yang lebih besar.
Artikel Terkait
King Kobra 4 Meter Dievakuasi Damkar dari Permukiman Warga di Bogor
KPK Bongkar Modus Pemerasan Bupati Cilacap Berkedok THR Forkopimda
Ahli Peringatkan: Hindari Ambil Keputusan Besar Saat Fase Luteal Menstruasi
Kapolri Beri Atensi Khusus, Polri Kerahkan Bareskrim Ungkap Kasus Penyiraman Aktivis KontraS