MURIANETWORK.COM - Menjelang bulan suci Ramadan, Polres Bogor menggelar gerakan bersih-bersih dan penataan masjid secara serentak di 36 lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang melibatkan personel kepolisian dan masyarakat ini bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang lebih aman, bersih, dan nyaman untuk menyambut Ramadan 2026.
Gerakan Serentak di Puluhan Masjid
Di bawah komando Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, jajaran polsek se-Kabupaten Bogor turun langsung ke lapangan. Mereka membersihkan area dalam dan luar masjid, menyapu halaman, serta merapikan fasilitas yang akan digunakan jamaah. Suasana gotong royong terlihat jelas di setiap lokasi, mencerminkan sinergi antara aparat dan warga.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, yang memantau langsung kegiatan di Masjid Al-Muhajirin Cibinong, menjelaskan tujuan dari inisiatif ini.
"Hari ini kita dari Polres Bogor beserta dengan masyarakat melaksanakan kegiatan Geber Masjid Asri, yaitu gerakan bersih-bersih masjid aman, sehat, resik, indah. Kita melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid, ada 36 masjid yang kita bersihkan, baik dari polres dan juga dari polsek jajaran," tuturnya pada Rabu (18/2/2026).
Penghijauan dan Bantuan CCTV untuk Keamanan
Lebih dari sekadar bersih-bersih, program ini juga memiliki dimensi lingkungan dan keamanan. Polres Bogor membagikan bibit pohon buah-buahan untuk ditanam di sekitar kompleks masjid. Langkah ini tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penghijauan yang lebih luas.
Wikha menambahkan bahwa penanaman pohon ini selaras dengan semangat menjaga lingkungan.
"Ini sebagai bagian dari program dari Bapak Presiden program ASRI di mana kita diingatkan untuk selalu menjaga lingkungan, kita memastikan lingkungan itu aman, lingkungannya resik sehat, dan juga indah," jelasnya.
"Kemudian kita juga memberikan bantuan berupa bibit pohon pohon-pohon buah untuk ditanam di sekitar masjid. Jadi kita membuat lingkungan masjid menjadi lebih asri lebih indah dan mengingatkan warga juga bahwa kita harus menjaga alam," imbuhnya.
Aspek keamanan juga mendapat perhatian khusus. Untuk mengantisipasi potensi gangguan selama bulan Ramadan, Polres Bogor memasang sejumlah kamera pengawas (CCTV) di masjid-masjid yang menjadi sasaran kegiatan. Bantuan teknologi ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para jamaah, terutama saat melaksanakan ibadah malam seperti shalat Tarawih.
Menciptakan Ramadan yang Aman dan Tenang
Pemasangan CCTV dinilai sebagai langkah preventif yang praktis. Dengan pengawasan yang lebih baik, diharapkan dapat mencegah tindakan yang tidak diinginkan dan menciptakan ketertiban di area parkir serta sekeliling masjid.
Kapolres Wikha Ardilestanto berharap seluruh upaya ini dapat menciptakan atmosfer ibadah yang kondusif.
"Selain itu kita juga memberikan bantuan berupa CCTV kepada para marbot di masjid, sehingga kita juga bisa membantu menjaga keamanan dari masjid tersebut, parkir-parkir motor dan sebagainya bisa ter-cover dari CCTV yang kita berikan kepada masing-masing pengurus masjid," katanya.
"Jadi harapannya keamanan selama bulan Ramadan terutama di tempat-tempat ibadah, pada saat pelaksanaan sholat taraweh bisa bisa lebih aman. Kita juga di sini mengajak warga bersama-sama untuk menciptakan situasi ibadah Ramadan yang aman yang tenang dan khusus untuk beribadah bagi kita semuanya," pungkasnya.
Gerakan yang digelar serentak ini menunjukkan pendekatan kepolisian yang tidak hanya represif, tetapi juga preventif dan bersifat membangun. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kohesi sosial dan memastikan penyambutan Ramadan berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh kenyamanan bagi seluruh umat.
Artikel Terkait
Pengamat Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran, Pemerintah Siapkan 143 Juta Perjalanan
Indonesia di Persimpangan: Diplomasi Bebas Aktif di Tengah Pergeseran Arsitektur Perdamaian Global
Komisi III DPR Pertanyakan Kewenangan MKMK Soal Penetapan Hakim MK Adies Kadir
Andre Rosiade Perjuangkan Legalisasi 35 Wilayah Tambang Rakyat di Sijunjung