Menurut sejumlah saksi, serangan itu terjadi saat pesawat-pesawat tersebut berada di darat. Pangkalan di al-Kharj itu sendiri dikenal sebagai lokasi penempatan puluhan jet tempur AS. Jadi, targetnya jelas area strategis.
Namun begitu, Pentagon sendiri masih tutup mulut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak mereka terkait laporan WSJ. Informasi masih mengalir dari sumber-sumber anonim yang dekat dengan situasi.
Intinya, lima pesawat pengisian bahan bakar itu rusak, tapi tidak hancur total. Dan serangan itu, sekali lagi, diklaim berasal dari rudal Iran yang menargetkan wilayah Saudi. Situasi di kawasan memang tetap panas, dan insiden seperti ini hanya menambah daftar ketegangan.
Artikel Terkait
King Kobra 4 Meter Dievakuasi Damkar dari Permukiman Warga di Bogor
KPK Bongkar Modus Pemerasan Bupati Cilacap Berkedok THR Forkopimda
Ahli Peringatkan: Hindari Ambil Keputusan Besar Saat Fase Luteal Menstruasi
Kapolri Beri Atensi Khusus, Polri Kerahkan Bareskrim Ungkap Kasus Penyiraman Aktivis KontraS