Di sisi lain, kesiapan infrastruktur juga sudah dipastikan. Achmad menyebut seluruh fasilitas, baik di sisi udara maupun darat, telah dicek dan dalam kondisi optimal. Bandara siap menghadapi peningkatan aktivitas yang signifikan.
Kolaborasinya pun cukup luas. Tak hanya internal bandara, posko terpadu ini melibatkan banyak pemangku kepentingan. Sebut saja TNI, Polri, hingga BASARNAS. Lalu ada Airnav, BMKG, Balai Kekarantinaan Kesehatan, dan tentu saja perwakilan dari maskapai penerbangan yang beroperasi di sana.
"Kerja sama ini kunci utamanya," tegas Achmad.
Ia berharap kolaborasi solid semua pihak bisa mendukung kelancaran pelayanan untuk masyarakat yang mudik.
"Pembukaan posko ini jadi penanda. Artinya, seluruh stakeholder bandara Sultan Syarif Kasim II sudah siaga penuh untuk melayani perjalanan udara masyarakat Riau dan sekitarnya yang mudik Lebaran," kata dia.
"Fokus kami jelas: keamanan, keselamatan, dan pelayanan harus optimal. Semua dengan semangat melayani sepenuh hati, biar setiap penumpang dapat pengalaman yang berkesan," pungkas Achmad.
Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Ahli Peringatkan: Hindari Ambil Keputusan Besar Saat Fase Luteal Menstruasi
Kapolri Beri Atensi Khusus, Polri Kerahkan Bareskrim Ungkap Kasus Penyiraman Aktivis KontraS
Gubernur DKI Janji Resmikan 23-25 Ruang Terbuka Hijau Baru dalam Waktu Dekat
Gubernur DKI Resmikan Taman Bendera Pusaka 24 Jam, Tegaskan Bukan Tempat Tidur