kata Hanif, salah seorang warga, saat dikonfirmasi Sabtu (14/3/2026).
Hanif menambahkan, acara ini sebenarnya agenda tahunan, digelar setiap Jumat terakhir Ramadan. Cuma, tahun ini baru pertama kali ia ikut antre. Alasannya sederhana.
"Baru ikut kemarin itu, karena tahun ini nggak bekerja. Ya lumayan mas, makanya sudah ikut antre sejak pagi. Tapi sekali ikut, ada keributan,"
tuturnya lagi.
Insiden ini menyisakan pertanyaan tentang mekanisme pembagian bantuan di tengah situasi yang rentan. Niat baik berbagi di bulan suci, sayangnya, harus berakhir dengan lebam di wajah dan suasana yang mencekam.
Artikel Terkait
Gubernur Anung Imbau Warga Gunakan Angkutan Umum ke Taman Bendera Pusaka
KPK Beberkan Modus Pemerasan THR Bupati Cilacap yang Berulang Sejak 2025
Menko Hukum Yusril Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Serangan Demokrasi
Satgas Cartenz Ringkus Jaringan Pemasok Senjata untuk KKB di Papua, 5 Orang Jadi Tersangka