Suasana pagi di Jalan Agus Salim, Gresik, tiba-tiba berubah ricuh. Awalnya, ratusan warga mengantre dengan tertib menunggu pembagian zakat senilai Rp 50 ribu dari seorang pengusaha sarung. Namun, ketenangan itu buyar begitu keributan pecah. Menurut sejumlah saksi, kekhawatiran tak kebagian uang memicu ketegangan yang akhirnya meledak.
Kejadiannya Jumat (13/3/2026) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Panitia berusaha menjaga ketertiban, memastikan warga yang sudah dapat tak menyusup lagi ke antrean. Tapi situasi pelan-pelan memanas. Menjelang jam sembilan, teriakan dan cekcok dari luar barisan memicu kekacauan yang sulit dikendalikan.
Dari saling senggol, berlanjut ke aksi saling pukul di antara beberapa pemuda. Yang memilukan, seorang ibu yang kebetulan berada di lokasi ikut menjadi korban. Ia terkena pukulan hingga wajahnya lebam. Panitia pun terpaksa menghentikan sementara pembagian zakat itu.
Lantas, apa pemicunya?
Dugaan sementara, seorang pemuda nekat menyerobot antrean karena ingin mendapat uang untuk kedua kalinya. Aksi serobotannya itu ketahuan oleh warga lain yang sudah menunggu lama. Dari situlah keributan dimulai.
"Iya mas kemarin sempat ricuh, sempat ada aksi pukul. Saya nggak tahu pasti, tapi kayaknya karena ada pemuda menyerobot ingin mendapatkan uang lagi terus kepergok warga lainnya yang antre,"
Artikel Terkait
Gubernur Anung Imbau Warga Gunakan Angkutan Umum ke Taman Bendera Pusaka
KPK Beberkan Modus Pemerasan THR Bupati Cilacap yang Berulang Sejak 2025
Menko Hukum Yusril Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Serangan Demokrasi
Satgas Cartenz Ringkus Jaringan Pemasok Senjata untuk KKB di Papua, 5 Orang Jadi Tersangka