Direktur Operasi PT KAI, Awan Hermawan, menjelaskan lebih detail soal tugas para petugas tambahan ini.
"Beberapa daerah rawan itu daerah banjir, ada daerah longsor, ada amblas kemudian juga ada rawan perlintasan. Yang rawan-rawan kita jaga pada saat angkutan Lebaran," ujar Awan.
Jadi, fokusnya jelas: mengamankan jalur-jalur yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan kereta. Dengan langkah-langkah antisipatif seperti ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat bisa berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kini, tinggal menunggu hari H. Apakah semua persiapan ini cukup untuk menghadapi puncak arus mudik yang diperkirakan akan lebih padat? Waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
Satgas Cartenz Ringkus Jaringan Pemasok Senjata untuk KKB di Papua, 5 Orang Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Bupati Cilacap Tersangka Dugaan Pemerasan Berkedok THR
Lebih dari 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Telah Dipulangkan dari Arab Saudi
KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka, Sita Rp610 Juta untuk THR Eksternal