Meski libur Lebaran sudah di depan mata, Perum Jasa Tirta II (PJT II) memastikan layanan pengelolaan air tak akan ikut libur. Perusahaan ini sudah menyiapkan skenario khusus untuk menghadapi periode cuti bersama dan libur Idulfitri 1447 H, termasuk saat kebijakan work from anywhere (WFA) Lebaran 2026 diterapkan pada 16–17 Maret dan 25–28 Maret 2026.
Intinya, semua operasi dan pemeliharaan sumber daya air harus tetap jalan optimal. Tak boleh ada gangguan.
Direktur Utama PJT II, Imam Santoso, menjelaskan bahwa personel telah disiagakan di berbagai infrastruktur strategis. Tujuannya jelas: menjaga layanan tetap berjalan mulus saat sebagian besar orang pulang kampung.
Menurutnya, pengelolaan air ini adalah layanan publik yang sifatnya berkelanjutan. Makanya, kesiapan operasional jadi prioritas nomor satu. Untuk itu, perusahaan memperketat jadwal operasional, meningkatkan kesiapsiagaan personel, dan mengencangkan koordinasi antar divisi. Semua harus kompak.
Artikel Terkait
Wamen Haji dan Umrah Kutuk Keras Penyerangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Sidang Nikita Mirzani vs Reza Gladys: 14 Bukti Baru Diajukan, Tim Hukum Ajukan Keberatan
Arus Mudik Lebaran Mulai Meningkat, 285 Ribu Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta
KPK Tahan Mantan Menag Yaqut, Dugaan Korupsi Kuota Haji Diperdalam