Di sisi lain, respons lokal tampak positif. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyebut genteng tanah liat asal Jatiwangi sudah mulai banyak peminat. Genteng yang baru saja diberangkatkan itu rencananya akan dikirim ke para pengembang perumahan di Serang dan Bogor.
"Ini menjadi permulaan," kata Eman dengan nada optimis.
Dia berharap, ke depan permintaan akan terus mengalir. "Mudah-mudahan ke depan dan seterusnya genteng Jatiwangi akan semakin dibutuhkan untuk kepentingan pengembang dan juga untuk program-program PPS dan juga Kementerian PKP."
Jadi, ada semangat baru yang terasa. Dari sebuah kota kecil di Jawa Barat, geliat industri genteng tradisional mulai digerakkan dengan dukungan yang lebih serius. Hasilnya? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Kapolri Listyo Sigit Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Tekankan Sinergi dengan Kampus
Menteri ESDM Pastikan Stok BBM Nasional Aman untuk 23 Hari ke Depan
KPK Tahan Mantan Menag Yaqut, Dugaan Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp622 Miliar
Polri dan TNI Andalkan ETLE, Drone, dan Bodycam untuk Amankan Mudik Lebaran 2026