Namun begitu, teknologi saja tak cukup. Perlu pendekatan yang lebih humanis. Itu sebabnya, dalam operasi bertagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia' ini, Korlantas juga menyelipkan kampanye lewat lagu berjudul 'Mudik Tertib, Ojo Kesusu'. Gaya yang lebih santai ini diharapkan bisa nyampe ke semua kalangan, terutama anak muda.
Bagi sang jenderal, mudik itu soal rasa. Momentum untuk melepas kerinduan pada kampung halaman dan keluarga. Karena itu, negara harus hadir.
"Mudik dan balik itu perjalanan rindu," tuturnya.
"Negara hadir bukan cuma di lapangan, tapi untuk memastikan masyarakat aman dan nyaman dalam perjalanan. Sampai tujuan, ketemu keluarga, harus bahagia," pungkas Irjen Agus.
Acara pelepasan itu sendiri dihadiri sejumlah tokoh. Mulai dari Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hingga Direktur Hubungan dan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana.
Pesan terakhirnya sederhana tapi penting. "Saya ajak media jadi bagian gerakan keselamatan nasional. Sampaikan ke masyarakat: Mudik itu rindu. Tapi jangan terburu-buru."
Artikel Terkait
Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, 2.361 Personel Amankan Arus Mudik Sumsel
Petisi 1 Juta Tanda Tangan Desak Heeseung Tetap di ENHYPEN Meski Fokus Solo
Kapolri Tinjau Persiapan Pengamanan Mudik 2026, Soroti Aturan Lalin dan Stabilitas Harga
Kapolri Tekankan Soliditas dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas