Operasi Cepat di Bandara Bali
Lantas, bagaimana cerita penangkapannya? Ternyata, ini adalah hasil kerja sama yang solid dan pergerakan yang gesit. Kombes Ricky Purnama dari Kabag Jatinter Set NCB Interpol Divhubinter Polri membeberkan kronologinya. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan sejumlah instansi, mulai dari NCB Interpol Indonesia, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Bandara Ngurah Rai, hingga pihak Imigrasi.
Ricky mengungkapkan, Rifaldo adalah otak dari jaringan TPPO internasional dan penipuan online yang berkedok penawaran kerja. Dia aktif memancing korban melalui media sosial dengan iklan lowongan yang menggiurkan. Gaji besar, syarat mudah. Tapi itu semua hanya jebakan.
Kerja sama internasional memegang peran kunci. Sehari sebelum penangkapan, tepatnya Jumat (20/2), NCB Interpol Indonesia mendapat informasi berharga dari rekan mereka di Manila, Filipina. Kabarnya, Rifaldo terpantau melintas dari Kamboja menuju Filipina. Dari sana, dia kemudian terbang menuju Bali. Informasi ini langsung ditindaklanjuti dengan gerak cepat. Tim diterjunkan ke Bali dan berhasil mencegat tersangka tepat pada waktunya.
Saat ini, pemeriksaan terhadap Rifaldo masih terus berlangsung secara intensif. Perjalanan panjangnya dari Kamboja berakhir di balik jeruji, menunggu proses hukum yang akan menjeratnya atas segala perbuatan.
Artikel Terkait
IDF Deteksi Rudal Iran Menuju Israel, Sistem Pertahanan Diaktifkan
Pegadaian Gelar Ngabuburit di Roblox Lagi, Ajak Anak Muda Maknai Ramadan
Menteri PKP Lepas Ekspor Perdana Genteng Jatiwangi, Ikuti Instruksi Presiden
Kemen PU Integrasikan 496 Posko Mudik ke Google Maps untuk Mudik 2026