"Kita tetap menggunakan supeltas karena kita sudah memprediksi bahwa nanti kemungkinan akan terjadi lonjakan bukan di saat-saat mudik, namun di hari H pertama atau hari H kedua masyarakat sudah mulai libur itu akan banyak lonjakan," jelasnya.
Nantinya, para supeltas ini tak hanya ditempatkan di satu titik. Mereka akan disebar di beberapa lokasi rawan, termasuk jalur-jalur alternatif, untuk memastikan kelancaran. Tak hanya mengandalkan sukarelawan, Polres juga dapat tambahan pasukan.
"Jadi kita tetap menyiagakan supeltas di beberapa titik lokasi yang di jalur Puncak. Khusus untuk di beberapa jalur, kita juga mendapatkan bantuan 100 personil dari Brimob dari Kedung Halang, kemudian ada juga 50 personil dari Sabhara Baharkam Mabes Polri," imbuh Wikha.
Selama masa libur Lebaran, tugas mereka cukup jelas: mengatur lalu lintas yang semrawut. Tapi ada tugas lain yang tak kalah penting, yaitu membantu mencegah praktik pungutan liar atau pungli yang kadang masih muncul di kawasan wisata itu. Upaya ini diharapkan bisa membuat perjalanan wisatawan lebih tertib dan nyaman.
Artikel Terkait
Hasan Nasbi Dipanggil Presiden Prabowo, Topik Bahasan Diduga Situasi Global
Pemerintah Tegaskan Belum Ubah APBN 2026 Meski Harga Minyak Sempat Sentuh US$100
Korlantas Gandeng Media sebagai Mitra Kunci Operasi Ketupat 2026
Jadwal Buka Puasa Jakarta dan Kepulauan Seribu Hari Ini, 12 Maret 2026