Jerman Evakuasi Diplomat dari Irak Menyusul Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel

- Kamis, 12 Maret 2026 | 05:45 WIB
Jerman Evakuasi Diplomat dari Irak Menyusul Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel

Iran bahkan melancarkan serangan dahsyat ke Erbil awal pekan ini. Media pemerintah Iran, IRIB, menyebutnya sebagai "serangan paling intens dan terberat sejak awal perang".

Efeknya merambat ke mana-mana. Negara-negara lain di sekitar Teluk, seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, ikut merasakan dampaknya dengan menjadi sasaran serangan.

Di tengah kunjungannya ke Doha, Rabu (11/3), Menteri Luar Negeri Johann Wadephul mencoba menenangkan sekaligus menyatakan sikap. Jerman, katanya, berdiri dalam solidaritas penuh dengan Qatar dan semua mitra di Teluk.

"Serangan dari Iran harus dihentikan dan keamanan di Teluk harus dipulihkan tanpa penundaan," tulisnya tegas di platform X.

Kunjungan ke Qatar itu adalah bagian dari tur regional Wadephul, yang juga telah membawanya ke Siprus, Israel, dan Arab Saudi. Sebuah upaya diplomatik di tengah medan yang semakin panas.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar