Ancaman itu, kata dia, tidak main-main. Peredaran senjata api ilegal entah itu rakitan atau bahkan airsoft gun yang dimodifikasi hingga mirip senjata asli bisa benar-benar mengganggu ketertiban. Bahkan menjadi bahaya laten yang sewaktu-waktu bisa meledak.
Karena itulah, Kapolda sudah menginstruksikan evaluasi berkala terhadap SOP penggunaan senjata api. Pengawasan terhadap kepemilikan senjata oleh masyarakat juga harus diperkuat. Langkah ini dianggap krusial. Tujuannya satu: memastikan setiap senjata yang beredar berada dalam pengawasan ketat dan sesuai koridor hukum.
Pertemuan itu sendiri dihadiri sejumlah pengurus Perbakin Sumsel. Anto Bambang Utoyo sebagai Ketua Umum hadir langsung, didampingi jajarannya seperti Penasehat Asfan Sanaf, Bendahara Adam Sautin, serta Ketua Bidang Reaksi Seno Mahyudin dan Ketua Bidang Berburu Alex Suhendra.
Pesan yang disampaikan Kapolda tegas namun bernuansa. Dukungan untuk olahraga tetap ada, tapi kewaspadaan terhadap penyalahgunaan senjata tidak boleh kendur sedetik pun. Itulah garis yang coba dipegangnya.
Artikel Terkait
DPR Akan Sahkan RUU PPRT dan Hak Cipta sebagai Usul Inisiatif Besok
Anggota DPR Soroti Dampak Mahalnya Tiket Pesawat pada Kesehatan dan Pendidikan
Studi di Jerman Temukan Kontaminasi Plasticizer pada 92% Sampel Urin Anak dan Remaja
Kapolres dan Wabup Rohil Pastikan Stok BBM dan Elpiji 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026