Cerita bermula dari keheningan dini hari yang tak biasa. Biasanya, anak korban dibangunkan untuk sahur oleh orang tuanya. Tapi pagi itu, jam sudah menunjukkan pukul 04.00 WIB dan tak ada yang membangunkannya. Ia sempat mendengar suara ibunya, sayangnya samar-samar.
Saat ia mencoba menghampiri, malang gagang pintu kamar orang tuanya sudah rusak dan tak bisa dibuka. Panik, ia pun berusaha minta tolong.
"Akhirnya dia keluar minta tolong di warga. Warga enggak ada, kosong karena dini hari kan. Akhirnya teleponlah keluarganya, keluarganya datang. Nah kemudian dia bongkarlah jendela itu," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, saat itu.
Pemandangan mengerikan yang menyambut mereka. Ermanto Usman sudah tak bernyawa, tubuhnya bersimbah darah. Istrinya selamat, tapi dengan luka berat. Kondisinya kritis dan masih berjuang di rumah sakit.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Skenario Kontingensi BBM dan Elpiji Antisipasi Ketegangan Iran-AS
Pemerintah Siapkan Skenario Pengalihan Rute dan Anggaran Tambahan untuk Haji 2026
Calon Komisioner OJK Targetkan Kapitalisasi Pasar Modal Rp25.000 Triliun pada 2031
KPK Ungkap Dugaan Fee 10-15% dan Pengaturan Tender oleh Bupati Rejang Lebong