Kapolda Metro Jaya dan Dua Menteri Turun Tangan Bersihkan Pasar Kramat Jati

- Rabu, 11 Maret 2026 | 09:55 WIB
Kapolda Metro Jaya dan Dua Menteri Turun Tangan Bersihkan Pasar Kramat Jati

Pagi itu, suasana Pasar Kramat Jati tampak berbeda. Bukan hanya hiruk-pikuk biasa, tapi ada kerumunan orang berseragam dan berkemeja rapi sedang memunguti sampah. Ternyata, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri sendiri yang turun tangan, ditemani langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol dan Menteri Perdagangan Budi Santoso. Mereka blusukan, sarung tangan di tangan, menyisir sudut-sudut pasar yang biasanya luput dari perhatian.

Rupanya, aksi ini bukan sekadar seremonial belaka. Ini adalah implementasi nyata dari gerakan Indonesia ASRI yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus program 'Bang Jasri' yang jadi andalan Kapolda Metro. Sejak pukul setengah delapan pagi, mereka sudah terjun langsung ke lapangan.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kehadiran pimpinan tertinggi ini adalah bentuk dukungan total. Polri ingin jadi garda terdepan, bukan cuma soal keamanan, tapi juga menciptakan ruang publik yang manusiawi.

"Kegiatan ini adalah pengejawantahan dari Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo," ujar Budi Hermanto, Rabu (11/3/2026).

"Bapak Kapolda Metro Jaya menginstruksikan seluruh jajaran untuk hadir memastikan lingkungan publik tidak hanya aman secara fisik, tapi juga sehat dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat. Kita mulai dari pasar tradisional sebagai jantung ekonomi rakyat."

Bayangkan, ada 823 personel gabungan yang dikerahkan hari itu. Mulai dari Polda Metro, Brimob, Samapta, hingga TNI dan Satpol PP. Bahkan jajaran Sudin Lingkungan Hidup dan PPSU juga ikut serta. Sinerginya kental, menunjukkan gotong royong masih jadi kunci.

Di sisi lain, Menteri Hanif menegaskan bahwa ini semua adalah tindak lanjut perintah presiden. Dia mengapresiasi langkah cepat Polda Metro Jaya.

"Hari ini bersama jajaran Polda Metro Jaya Pemkot Jaktim ini kegiatan yang sifatnya tidak boleh seremonial, harus dilakukan dan terpatri dalam kegiatan kita sehari-hari," kata Hanif.

"Sebagaimana perintah bapak presiden kita, untuk melakukan kegiatan korve, korve, korve."

Usai apel pagi, mereka pun menyebar. Menyusuri lorong-lorong sempit, mengangkat sampah yang berserakan. Tak lupa, sesekali mereka menyapa pedagang, menanyakan stok bahan pokok menyambut Lebaran 2026 nanti.

Menteri Hanif bahkan langsung bertanya pada salah seorang pedagang tentang kondisi kebersihan.

"Ini setiap hari bersih begini atau hanya saat ada menteri mau datang?" tanyanya.

"Setiap hari begini pak, setiap hari dibersihkan," jawab sang pedagang.

"Jaga kebersihannya ya, buang sampahnya, biar dagangannya laris," pesan Hanif sebelum melanjutkan langkah.

Pemandangan yang jarang terjadi, memang. Para pejabat tinggi itu terlihat asyik bekerja, tanpa banyak bicara. Sebuah pagi yang cukup menarik perhatian di Pasar Kramat Jati.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar