Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengeluarkan peringatan keras untuk Iran. Kali ini, ancamannya terkait dengan Selat Hormuz. Trump menyatakan, jika Iran berani memasang ranjau di jalur air vital itu, mereka akan menghadapi konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ancaman ini muncul sebagai respons atas sumpah Teheran yang akan menghalangi minyak Teluk melewati selat tersebut.
Menurut laporan AFP, Rabu lalu, Trump menyampaikan hal ini lewat media sosial. Dia mengaku belum menerima laporan resmi bahwa Iran benar-benar telah melakukan pemasangan ranjau. Namun begitu, pesannya jelas: jika ranjau itu ada, mereka harus segera menyingkirkannya.
"Jika karena alasan apa pun ranjau ditempatkan, dan tidak segera disingkirkan, konsekuensi militer bagi Iran akan berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,"
Begitu bunyi pernyataan Trump di Truth Social, platform media sosial miliknya. Dia kemudian memberi sedikit celah, seolah memberikan pilihan.
"Jika, di sisi lain, mereka menyingkirkan apa yang mungkin telah ditempatkan, itu akan menjadi langkah besar ke arah yang benar!"
Tak berhenti di situ, Trump juga mengungkapkan rencana operasional AS. Mereka bakal memakai rudal yang sama dengan yang pernah digunakan di perairan Amerika Latin untuk meledakkan kapal-kapal pengedar narkoba. Kali ini, rudal-rudal itu akan dialihfungsikan untuk "menghilangkan secara permanen" kapal-kapal pemasang ranjau Iran di sekitar Selat Hormuz. Langkah ini, jika benar terjadi, tentu akan memicu ketegangan baru di kawasan yang sudah panas itu.
Artikel Terkait
Pemprov Banten Bentuk Dinas Sumber Daya Air Khusus Tangani Banjir
Kapolri Tegaskan Penempatan Anggota di Luar Struktur Hanya Jika Ada Permintaan Instansi atau Perintah Presiden
Drummer Dewa 19 Tyo Nugros Dicekal Imigrasi Saat Hendak Terbang ke Malaysia
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperiksa Polisi sebagai Saksi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel