Jakarta – Menjelang Lebaran 2026, pemerintah ternyata sudah mulai bergerak. Kali ini, Kementerian PUPR tak mau kecolongan. Mereka menggenjot persiapan infrastruktur pendukung mudik, dengan fokus pada jalan tol dan tempat istirahat.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan, upaya ini bertujuan mengatasi kemacetan di jalur-jalur utama. Caranya? Dengan menambah kapasitas jaringan tol. “Kami bersama badan usaha jalan tol berupaya mempercepat penyelesaian beberapa ruas tol strategis,” jelas Dody dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
“Targetnya, ruas-ruas itu bisa difungsikan secara terbatas saat puncak arus mudik dan balik nanti,” tambahnya.
Nah, yang dimaksud “fungsional” di sini bukan berarti tol yang sudah jadi sempurna. Ini adalah ruas yang masih dalam tahap konstruksi, tapi sudah bisa dilalui untuk meredam kepadatan. Setidaknya ada sepuluh ruas dengan total panjang hampir 300 kilometer yang disiapkan. Wilayahnya mencakup Sumatera, Jawa, sampai Kalimantan.
Di Sumatera, pemudik mungkin akan merasakan tiga ruas baru. Ada Tol Sigli–Banda Aceh, Palembang–Betung, dan Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat. Totalnya sekitar 90 kilometer.
Sementara di Pulau Jawa, pilihannya lebih banyak. Enam ruas disiapkan, termasuk yang cukup dinanti seperti Probolinggo–Banyuwangi dan Yogyakarta–Bawen. Total panjangnya sekitar 148 km. Lalu, ada juga akses menuju Ibu Kota Nusantara di Kalimantan sepanjang 52 kilometer yang akan dibuka.
Artikel Terkait
Xpeng Resmikan Dealer 3S Terbaru di Pluit, Perkuat Jaringan di Jakarta
WNI Bercerita 10 Bom Melintas di Atas KBRI Teheran Saat Evakuasi
DPR Gelar Uji Kelayakan 10 Calon Pimpinan OJK Besok
Iran Tawarkan Akses Selat Hormuz bagi Negara yang Usir Dubes AS dan Israel