Tehran – TVRINews
Gelombang serangan baru dilaporkan melanda kawasan Timur Tengah. Kali ini, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang disebut-sebut sebagai pelakunya. Sasaran mereka? Fasilitas militer Amerika Serikat dan Israel, tersebar di beberapa lokasi.
Menurut laporan dari kantor berita Mehr News Agency pada Selasa (10/3/2026), IRGC menyatakan ini adalah serangan ke-34 mereka. Yang menarik, mereka dikabarkan menggunakan tiga jenis rudal berbeda, plus satu rudal hipersonik. Serangan ini konon diarahkan ke pos-pos pasukan AS di Uni Emirat Arab dan Bahrain. Tak hanya itu, pangkalan udara Israel di Ramat David dan bandara di Haifa juga jadi target.
Di sisi lain, respons dari Israel datang cukup cepat. Militer mereka mengaku telah mengidentifikasi sejumlah rudal yang meluncur dari arah Iran. “Sistem pertahanan udara sedang berupaya mencegat ancaman tersebut,” begitu pernyataan yang beredar. Situasinya memang lagi panas-panasnya.
Artikel Terkait
Menteri Ekraf Dukung NTB Kembangkan Event Berbasis IP dan Sekolah Coding Internasional
PUPR Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Status Gunung Tambora Dinaikkan ke Level Waspada, Warga Dilarang Mendekat
PAN Copot Bupati Rejang Lebong Usai Terjaring OTT KPK