CT Arsa Foundation dan Koarmada RI Tanam 300 Mangrove serta Salurkan Bantuan untuk Warga Muara Angke Peringati Hari Bumi

- Sabtu, 25 April 2026 | 11:35 WIB
CT Arsa Foundation dan Koarmada RI Tanam 300 Mangrove serta Salurkan Bantuan untuk Warga Muara Angke Peringati Hari Bumi

Sabtu pagi di Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara, udaranya agak pengap. Tapi semangat puluhan orang yang berkumpul di Lapangan Futsal Apung Bela Negara itu beda. Mereka datang bukan buat main bola, melainkan untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April. Acaranya? Gabungan antara olahraga, bersih-bersih, dan menanam mangrove.

Kegiatan ini digagas oleh CT Arsa Foundation bareng Koarmada RI. Tanggalnya 25 April 2026. Awalnya mereka jalan sehat tapi bukan jalan biasa. Ini namanya plogging, istilah keren buat jalan sambil memungut sampah. Jadi, sambil olahraga, lingkungan sekitar ikut dibersihin. Setelah itu, barulah mereka tanam bibit mangrove.

General Manager CT Arsa Foundation, Khaerani Akbar, bilang kegiatan ini bukan cuma soal memperingati Hari Bumi. Lebih dari itu, ini bentuk dukungan buat Gerakan Indonesia ASRI Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Menurut dia, lewat aksi kayak gini, mereka pengen mendorong masyarakat untuk lebih peduli sama lingkungan. Lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Juga, sekalian menumbuhkan semangat berbagi.

“Kita bersama-sama akan menanam 300 pohon mangrove. Ini bukan sekedar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan-harapan akan pesisir yang lebih kuat, ekosistem yang lebih lestari, dan masa depan yang lebih hijau bagi generasi mendatang,” kata Akbar saat membacakan sambutan dari Founder CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung.

Dia juga berharap kegiatan ini bisa ngajarin masyarakat soal pentingnya menjaga kebersihan. Apalagi, mangrove punya peran krusial: mencegah abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Jadi, bukan sekadar seremoni.

Tapi, acara ini nggak berhenti di situ aja. Di sisi lain, CT Arsa Foundation juga ngelarin program GEBRAG Literasi. Isinya macam-macam: cek kesehatan gratis, periksa gigi gratis, Gerakan Berbagi Pangan Bergizi, dan Gerakan Berbagi Sembako. Semua ini khusus buat warga pesisir Muara Angke di RW 22.

Targetnya cukup besar: 500 penerima manfaat dari masyarakat pra-sejahtera. Bantuan yang dikasih meliputi kebutuhan pangan, dukungan sosial, sampai layanan kesehatan dasar. Akbar menambahkan, “Hari ini kita menyeluruhkan 600 porsi pangan dan 250 paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya untuk menghadirkan kebermanfaatan yang langsung dirasakan.”

Nggak cuma sendiri, mereka juga menggandeng beberapa pihak. Ada Kementerian Lingkungan Hidup, Bank Mega Syariah, Bank Mega, Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Perkumpulan Insan Maritim Andalan (PIMA), plus para relawan CT Arsa Foundation. Semua bahu-membahu biar acara ini maksimal.

Menurut sejumlah saksi di lapangan, suasana pagi itu terasa hangat meski matahari mulai naik. Anak-anak kecil ikut nimbrung, ibu-ibu sibuk antre sembako, dan para relawan sibuk mengarahkan. Ada tawa, ada juga peluh. Tapi yang jelas, semua sepakat: ini bukan sekadar acara seremonial belaka.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar