Bandara Soekarno-Hatta sore itu ramai seperti biasa. Tapi di tengah keramaian itu, ada sekelompok orang yang baru saja turun dari pesawat dengan wajah lega. Mereka adalah 22 Warga Negara Indonesia yang baru saja dievakuasi dari Iran, menjadi gelombang pertama yang berhasil dibawa pulang.
Menteri Luar Negeri Sugiono yang menemui mereka di bandara langsung memberikan kabar terbaru. Ternyata, proses evakuasi ini belum selesai.
"Gelombang kedua saat ini, per sore ini, sudah ada 36 yang mendaftarkan diri untuk bisa direpatriasi ke Tanah Air dari Iran," ujar Sugiono kepada para wartawan.
Angka itu bisa saja bertambah. Situasi di Timur Tengah yang masih panas membuat pemerintah tak mau berlambat-lambat. Meski begitu, jadwal kepulangan ke-36 WNI itu belum bisa dipastikan secara hitam di atas putih. Semuanya masih dalam koordinasi yang ketat.
"Kapannya, ya nanti kita lihat," lanjut Menlu Sugiono. "Itu kan ada beberapa hal ya, beberapa faktor. Situasi di Teheran sendiri, kemudian situasi perbatasannya, situasi negara berikutnya yang kita tuju. Mudah-mudahan ya dalam minggu ini."
Artikel Terkait
PUPR Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Status Gunung Tambora Dinaikkan ke Level Waspada, Warga Dilarang Mendekat
PAN Copot Bupati Rejang Lebong Usai Terjaring OTT KPK
15 Warga Binaan Dipindahkan dari Rutan Palu ke Donggala Atasi Kepadatan