Jelas sekali, banyak variabel yang harus dipertimbangkan. Keamanan di ibu kota Iran, kondisi perbatasan yang mungkin berubah-ubah, sampai ketersediaan rute evakuasi yang aman. Semuanya diperhitungkan matang-matang.
Namun begitu, semangat untuk memulangkan warga negara tetap jadi prioritas utama. Setelah 22 orang tadi, rencananya masih ada lagi yang menyusul.
"Besok 10 lagi yang berasal dari Iran," imbuh Sugiono, menegaskan bahwa upaya ini akan terus berlanjut.
Jadi, selain 36 orang yang sudah mendaftar untuk gelombang kedua, masih ada sepuluh orang lainnya yang dijadwalkan tiba besok. Upaya Kemlu RI ini menunjukkan betapa kompleksnya evakuasi dari zona konflik, namun juga menunjukkan tekad untuk tidak meninggalkan warga negara di tanah asing saat situasi genting.
Artikel Terkait
PUPR Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Status Gunung Tambora Dinaikkan ke Level Waspada, Warga Dilarang Mendekat
PAN Copot Bupati Rejang Lebong Usai Terjaring OTT KPK
15 Warga Binaan Dipindahkan dari Rutan Palu ke Donggala Atasi Kepadatan