Setara Institute: Kekerasan Beragama Turun, Tapi Pola Baru dan Peran Warga Dominan

- Selasa, 10 Maret 2026 | 19:20 WIB
Setara Institute: Kekerasan Beragama Turun, Tapi Pola Baru dan Peran Warga Dominan

Laporan terbaru Setara Institute tentang kondisi kebebasan beragama di Indonesia pada 2025 menunjukkan sebuah tren. Ada penurunan angka kekerasan berbasis agama jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun begitu, lembaga ini menegaskan bahwa penurunan statistik itu belum tentu kabar baik.

Peneliti mereka, Harkirtan Kaur, menjelaskan hal ini saat jumpa pers di Menteng, Jakarta, Selasa lalu.

Rinciannya, sepanjang 2025 tercatat 221 peristiwa dengan 331 tindakan kekerasan. Angka ini lebih rendah dari 2024 yang mencapai 260 peristiwa dan 402 tindakan. Tapi jangan buru-buru optimis.

Menurut Harkirtan, penurunan ini bukan sinyal positif untuk toleransi. Justru, pola kekerasannya berubah dan menemukan bentuk-bentuk baru. "Kita akan menemukan pola-pola baru yang terjadi sepanjang 2025 ini," katanya.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar