Setara Institute: Kekerasan Beragama Turun, Tapi Pola Baru dan Peran Warga Dominan

- Selasa, 10 Maret 2026 | 19:20 WIB
Setara Institute: Kekerasan Beragama Turun, Tapi Pola Baru dan Peran Warga Dominan

Dia lalu menyebut contoh konkret, seperti penyerangan yang menimpa Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Padang. Kasus-kasus gangguan terhadap rumah ibadah, pelarangan pembangunan, hingga penghentian kegiatan peribadatan juga masih banyak terjadi.

Yang menarik, pelakunya. Kelompok warga justru menjadi aktor non-negara paling dominan tahun ini.

Setelah itu, baru disusul oleh ormas, MUI, tokoh agama, perangkat FKUB, dan individu. Secara total, tindakan oleh aktor non-negara (197 tindakan) masih lebih tinggi ketimbang aktor negara (128 tindakan).

Jadi, meski angkanya turun, lanskap kekerasan beragama di Indonesia ternyata belum benar-benar membaik. Polanya bergeser, dan kewaspadaan tetap harus dijaga.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar