Menjelang Lebaran 2026, suasana di Bazar Ramadan Masjid Al Bantani terlihat ramai. Gubernur Banten, Andra Soni, yang hadir meresmikan acara itu, menyampaikan kabar yang cukup menenangkan: stok pangan untuk hari raya dalam kondisi aman. Ia mengimbau warga agar tidak perlu panik dan membeli barang secara berlebihan.
Bazar yang digelar di kompleks KP3B itu diisi berbagai stand kebutuhan pokok. Yang paling menarik perhatian adalah penjualan minyak goreng dengan harga spesial. Biasanya dijual sekitar Rp 40 ribu untuk dua liter, di bazar ini harganya turun jadi Rp 30 ribu. Tak heran, stan tersebut langsung dipadati pembeli.
Menurut Andra, bazar semacam ini punya tujuan strategis.
"Ini upaya stabilisasi harga sekaligus dukungan langsung untuk masyarakat memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan. Kita dapat dukungan dari beberapa instansi dan juga pelaku usaha yang menjual produknya lebih murah dari harga pasar," jelasnya.
Di sisi lain, Andra tak menampik ada beberapa komoditas yang harganya merangkak naik. Namun begitu, ia menjamin akan mencegah praktik-praktik curang seperti penimbunan. Koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Kepolisian terus dilakukan untuk mengawasi hal ini.
Poin penting yang ditegaskannya berulang adalah soal ketersediaan stok.
"Stok masih aman," katanya singkat namun tegas.
Ia pun kembali mengingatkan masyarakat untuk bersikap bijak. Pemerintah provinsi, lewat berbagai dinas terkait, disebutnya terus bekerja keras menahan laju inflasi jelang Lebaran. Jadi, kepanikan membeli dalam jumlah besar sebenarnya tidak diperlukan. Semua pihak tampaknya sedang berusaha agar momen pulang kampung dan silaturahmi tahun ini tidak terganggu oleh gejolak harga.
Artikel Terkait
Militer Israel Keluarkan Peringatan Evakuasi Mendesak bagi Warga Lebanon Selatan di Tengah Gencatan Senjata
TNI Gelar Latihan Perang Gabungan di Karimunjawa, Menhan Tegaskan Efek Gentar bagi Pengusik Kedaulatan
Macron Perintahkan Perluasan Arsenal Nuklir Prancis, Rusia Bereaksi Keras
Mensos Gus Ipul Resmikan Pelatihan Manajemen untuk Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat