Tak cuma itu, dia merasa perlu ada upaya membangun kesadaran dari dalam. "Juga bagaimana memberikan kesadaran kepada seluruh kepala daerah bahwa, ya, akuntabilitas itu penting bukan hanya untuk pengawasan akuntabilitas, tapi bagaimana kesadaran untuk sama-sama saling menjaga," sambungnya.
Penangkapan Fikri ini bukan yang pertama bulan ini. Baru-baru ini, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq juga terjaring OTT KPK dan berstatus tersangka. Artinya, dalam waktu singkat sudah dua bupati yang terjebak.
Dari informasi yang beredar, OTT di Rejang Lebong ini berkaitan dengan proyek-proyek di pemkab setempat. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, ada 13 orang yang diamankan dalam operasi Senin malam itu.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong," kata Budi di kantornya, Selasa siang.
Semua yang diamankan sempat menjalani pemeriksaan awal di Polres setempat sebelum proses hukum lebih lanjut dilakukan.
Artikel Terkait
Jasa Marga Beri Diskon Tol 30% untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Tiga Hakim Tinggi Lolos Seleksi Calon Pengganti Anwar Usman di MK
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta 10 Maret 2026: Magrib Pukul 18.11
Mayat Mengering Ditemukan di Bawah Tumpukan Baju, Suami Siri Jadi Tersangka