“Saya memohon maaf kepada rakyat karena keterlambatan ini,” ujarnya kemudian.
Permintaan maaf resmi dari seorang menteri untuk urusan lima menit itu lantas memicu diskusi hangat. Warganet ramai membahas dedikasi dan kedisiplinan ala Jepang yang legendaris itu. Di satu sisi, ada yang menganggapnya berlebihan. Tapi di sisi lain, banyak yang justru terkesan dengan sikap rendah hati dan kesungguhannya. Di media sosial, video menteri yang berlari itu dibanjiri komentar positif; sebuah pelajaran tentang integritas dari hal yang tampak sepele.
Jadi, ini bukan cuma cerita tentang seorang pejabat yang telat. Lebih dari itu, ini tentang sebuah etos kerja dan rasa hormat pada janji waktu. Sebuah sikap yang, sayangnya, semakin jarang terlihat.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Tersangka Pembunuh Mantan Aktivis Pelabuhan di Bekasi
Harga Minyak Melonjak 30% Akibat Ketegangan Timur Tengah, Pasar Asia Anjlok
Kapolri Silaturahmi dengan Buruh Jatim, Bagikan 2.000 Paket Sembako
DPR RI Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei