Lima menit. Bagi sebagian orang, itu cuma sekejap. Tapi bagi Menteri Keamanan Ekonomi Jepang, Kimi Onoda, keterlambatan segitu ternyata cukup untuk membuatnya meminta maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat. Ia terlambat menghadiri rapat kabinet yang dipimpin Perdana Menteri Sanae Takaichi, dan rasa tanggung jawabnya itu justru jadi sorotan.
Jumat pekan lalu, suasana di depan gedung pemerintahan cukup ramai oleh jurnalis. Lalu, dari sebuah taksi, turunlah Onoda dengan gesit. Tanpa banyak celingak-celinguk, menteri berusia 43 tahun itu langsung melesat. Tas tangganya dijinjing, langkahnya cepat sekali, ia berlari melewati kerumunan wartawan. Seorang ajudan setianya nyaris ketinggalan, berusaha mengimbangi sang bos yang sedang berpacu dengan waktu.
Rupanya, di dalam, suasana sudah hampir siap. PM Takaichi baru saja memasuki ruangan dengan khidmat, disambut anggota kabinet yang berdiri serentak. Mereka merapikan kancing jas, bersiap duduk. Sementara itu, Onoda masih berjuang menuruni anak tangga dengan terburu-buru. Momen itu terekam kamera dan, seperti bisa ditebak, langsung viral.
Menurut laporan Daily Mail edisi 7 Maret 2026, penyebab kekacauan kecil ini adalah kemacetan total di jalan. Ada kecelakaan lalu lintas yang tak terduga, sehingga mobilnya terjebak. Meski cuma telat lima menit, Onoda merasa perlu bertanggung jawab.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Tersangka Pembunuh Mantan Aktivis Pelabuhan di Bekasi
Harga Minyak Melonjak 30% Akibat Ketegangan Timur Tengah, Pasar Asia Anjlok
Kapolri Silaturahmi dengan Buruh Jatim, Bagikan 2.000 Paket Sembako
DPR RI Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei