Tak hanya mereka, daftar hadirnya pun panjang. Tercatat Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hadir. Dari sektor lain, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Agraria Nusron Wahid juga ikut serta.
Kehadiran sejumlah nama dari lingkaran pertahanan dan BUMN strategis turut menandai pentingnya pertemuan ini. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, hingga Dirut PT Pindad Sigit P. Santosa hadir dalam diskusi. Komisaris Pertamina Hasan Nasbi juga terlihat duduk di antara para pejabat tinggi negara.
Agendanya sendiri ternyata cukup padat. Di sisi lain, selain fokus pada Perminas dan hilirisasi, rapat ini juga digunakan untuk mengevaluasi program swasembada energi dan pangan. Yang menarik, mereka bahkan sudah membahas kesiapan pemerintah menyambut Hari Raya Idulfitri yang masih cukup lama, yaitu pertengahan Maret 2026.
Seskab Teddy Indra Wijaya dalam keterangan terpisah menjelaskan lebih rinci. "Pertemuan strategis ini difokuskan pada dua agenda utama pemerintah, yaitu: progres swasembada, mengevaluasi perkembangan program swasembada pangan dan energi; kesiapan Idulfitri, memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG menjelang Hari Raya Idulfitri," katanya.
Jadi, malam di Hambalang itu bukan sekadar pertemuan rutin. Lebih dari itu, ia menjadi penanda arah kebijakan strategis di sektor mineral dan ketahanan nasional untuk tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Bupati Bener Meriah Desak Perbaikan Jalan Rusak, Khawatirkan Kerugian Kopi Gayo Rp 500 Miliar per Tahun
Longsor Sampah di Bantargebang Tewaskan 6 Orang, Wamen LHK Sebut Masalah Eksistensial
Warga Palu Tukar Sampah Terpilah dengan Takjil di Bulan Ramadhan
Polda Metro Jaya Sediakan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik Lebaran 2026